Dapet Tantangan


Hihihi, beneran nih, dapet tantangan. Dari siapa? Nih si Mocca Chi yang ngasih tantangan itu. Kebetulan saya lagi blank idea dan dia suruh posting tentang ini aja, tantangan berkreasi. Btw, judul itu bikin saya inget sama ajang masak-masakan yang ada di tipi, Kreasi Ibu Royco.

Jadi, ide tantangan ini keluar dari si Mocca Chi yang ngajak saya untuk membuat sebuah cerpen dengan judul yang sama tapi kisah yang berbeda. Pertama saya mikir, keren juga idenya, nih. Sekalian melatih kemampuan nulis saya yang agak-agak kurang terasah. Makanya, begitu ide itu tercetus, saya pun menyetujuinya. Tapi kemaren pas ide itu dia utarakan, katanya belum bisa dilaksanakan lantaran doi masih sibuk *gayamu sibuk mulu, ah* karena itu, tadi saya tanya lagi gimana dengan ide soal buat cerpen waktu itu. Dia dengan semangat bilang, "jadi!"

Lalu karena saya lagi blank jadi dia yang memutuskan memberi judul. Ups, judulnya masih disensor atas kesepakatan bersama. Yang jelas keluarlah satu judul yang menurut saya unik. Nah, lalu si Mocca Chi memberikan tantangan lain, yaitu soal genre cerpen yang akan saya garap nanti. Dia dengan lantangnya minta saya buat genre Thriller. Hmmm, agak susah juga, secara saya hampir nggak pernah buat yang thriller, nggak kayak si Mocca Chi. Lalu sebaliknya, saya juga disuruh kasih tantangan genre buat Mocca Chi. Yang kepikiran, sih, genre komedi. Wkwkwkwk, ini tantangan banget buat dia secara dia bukan penulis komedi. Sama aja toh, saya juga bukan penulis thriller, lebih ke drama.

Deadline juga sudah ditentukan, yaitu hari Jumat. Postingnya hari jumat dan akan saya posting di blog saya yang memang kumpulan cerpen ini, di BLOG INI. Mudah-mudahan ajang ini bisa menjadi acuan kita untuk tetep eksis nulis. Soalnya kalo nggak, jujur, saya pribadi sih agak males nulis. Kadang lebih seneng dikhayal sendiri, nulisnya suka males. Kecuali kalo udah kebelet banget, ya baru deh ditulis.

Yuk, Mocca Chi, selamat berjuang.
Fighting!!
»»  read more

Direct TV Satelite Television


Media is one of the means used by the public to obtain information. Nowadays, not only that you can find information through the media, but also much-needed entertainment by the entire society. For that, the media vying to give the best service to the community in order to satisfy their desire for knowledge and information will also entertainment. One medium that also provides everything you need is a television society. Entertainment easily available and can satisfy the desire of each person will be info on sports, politics or any kind of talk show.

To enjoy all the events broadcast by television, can be obtained by using cable television or satellite television was also used, for example Direct TV. With channel savings to hundreds of thousands, and even penetrated to the channels in other countries, and only pay an affordable price, of course, demand was increasing. With better image of quality, make more customers choose to use this kind of television.

Typically, for a cable television service or satellite television, subscribers are welcome to choose the package that was available. Likewise with Direct TV that allows customers to select the packages that have been provided. For example, a family package which is intended for channels that have a special quality to the family. The price also varies according to the channels that are available in the package itself. But of course, all package prices pegged at a lower cost that can be paid each month. And for some pakages, Direct TV have been provided free of charge HD DVR or DVR receiver upgrade.

Another advantage when using these devices for watch television is that we can learn to master a foreign language or smooth. Direct TV also offers the package in English, French and international.
»»  read more

Indonesian Book Fair 2009

by: Clara



Kemaren, bertempat di Balai Sidang JCC, Senayan, Jakarta, telah berlangsung acara salah satunya adalah Book Fair ini. Sebenarnya ada juga pameran teknologi (IndoComtech 2009) dan juga Travel. yang bisa dikunjungi (tapi kebetulan saya hanya mengunjungi hall book fair). Acara besar yang berlangsung sejak tanggal 4 - 8 November 2009 ini ternyata mendatangkan banyak sekali pengunjung. Saya juga nggak ketinggalan untuk menjadi salah satu pengunjung yang special datang demi berebut membeli satu dua buku yang sudah berlabel diskon XD








Jadi, hari Sabtu itu, saya berangkat dari rumah agak siang. Tau sih, kalau hari Sabtu acara seperti itu pasti akan kebanjiran pengunjung, tapi mau gimana lagi. Bisa nya, ya hari itu aja. Jadi meskipun padat, saya tetap nekat datang. Dan benar saja, parkiran luar biasa ramai. Apalagi ditambah ada acara lain, yaitu konser musik yang diselenggarakan oleh sebuah produk sabun muka. Ada beberapa artis yang hadir. Mungkin itu juga penyebab semakin membludaknya kendaraan yang tumpah di daerah Senayan.







Karena tahun lalu saya juga pernah datang, saya pun langsung menuju lokasi, dan langsung main masuk aja ke hallnya. Eits, tapi saya dicegat sama satpam di depan pintu masuk. "Mana tiketnya, Mbak?" katanya gitu. Saya bingung. Tahun kemaren aja, yang masuk pake tiket cuma bagian teknologi, kenapa sekarang Book Fair juga pake tiket? Akhirnya saya urung masuk (wong, nggak boleh masuk kalo nggak ada tiket, hahaha). Saya pergi ke loket untuk membeli tiket untuk masuk pameran buku itu. Untung cuma 5 ribu. Hehehe, jadi saya nggak masalah. Apalagi ternyata, tiket itu bisa ditukarkan dengan minuman. Lumayan, baru datang, belom liat-liat buku udah neguk minuman dulu.



Setelah puas minum, akhirnya perjalanan menjelajah satu per satu stand penerbit pun saya lakukan bersama kawan saya. Padatnya tempat itu dengan ribuan manusia, membuat saya yang agak-agak menderita kelainan soal rame (kalo di tengah keramaian pasti lebih cepet pusing dan nggak betah), memilih bergerak cepat mencari buku yang saya mau. Maksudnya biar cepet pulang juga. Tapi ternyata cari bukunya agak susah. Udah gitu, keliatannya ngga semua buku di bawa masuk ke dalam label diskon di sana. Jadinya, saya cuma keliling-keliling, tanpa tau mau beli buku apa. Untung sih, saya nemu Harlequin dengan harga 13 ribu sajahhh, dan juga buku Danielle Steel dengan harga 10 ribu! Wow. Yah, melihat harga semiring itu, apalagi untuk buku, langsung deh saya sabet. Saya bawa ke kasir, maksudnya. Tadinya juga mau beli komik, karena 8 biji cuma 40 ribu. Tapi liat novel udah banyak kebeli (si harlequin edisi jadul keknya) dan duit yang dibawa cuma pas-pasan, ya terpaksa saya singkirin itu komik. Padahal saya suka covernya yang keliatan manis T^T



Nah, pas lagi jalan-jalan lagi, saya kebetulan melewati panggung yang biasa emang terletak di sudut hall. Tahukah sapa yang saya liat? Para pemain SANG PEMIMPI!! Astaga! Ada Andrea Hirata juga! Yak ampunnnn~ Saya langsung panik. Pengin minta tanda tangan (liat, udik dan noraknya keluar, deh) tapi saya nggak bawa satu pun buku Andrea. Lagian saya nggak tau kalau bakalan ada dia di sana T^T sebellll~ Akhirnya apa yang bisa saya dapet? Cuma poto dari jarak jauh...T^T yah, yang penting saya pernah lihat sendiri deh Andrea Hirata itu kayak gimana orangnya. Meski di tipi sih udah liat, cuma kan kalo liat yang aseli rasanya gimanaaaa, gitu.


Tadinya juga mau minta poto bareng, biar keliatan nyatanya kalo saya pernah ketemu dia, tapi si penulis beken itu lagi sibuk meladeni tanda tangan dan begitu selesai langsung buru-buru ditarik untuk ke dalam. Yah sudah~



Akhirnya perjalanan dilanjutkan kembali dengan jalan-jalan aja. Lihat-lihat buku lagi, mikir-mikir lagi mau beli buku apa. Akhirnya selain Harlequin dan Danielle Steel yang murah sekali itu, saya cuma beli novel L karya Kristy Nelwan. Nggak tau kenapa mau beli novel itu, tapi yang jelas saya tertarik covernya. Katanya sih, bagus~



Selesai sudah belanja-belanjanya. Dilanjutkan dengan makan-makan yang mendapat traktiran khusus dari seseorang bernama Yozar Amru, penulis Cewek-cewek Kos dan Ikatan Setan: Boneka Pembawa Sial. Konon katanya dia, traktiran habis ultah. Hihihi, makasih ya 'Ru. Balasan traktirannya, saya promosoin novelmu.



Ayo, dibeli-dibeli, dua novel berjudul seperti di atas.


Kesimpulan dan pendapat pribadi:
Saya lebih senang dengan pameran tahun kemaren. Nggak tau kenapa rasanya ada yang kurang di pameran kali ini. Bukunya kurang lengkap, atau kehabisan stock, saya juga kurang tahu. Tapi yang jelas, saya mendukung 100000% acara ini ditayangkan tiap tahun. Kalo perlu setahun dua kali. Hehehe.


Note:
Tadi, pas saya liat tipi, ada berita kalau di beberapa tempat di daerah Indonesia sedang kena krisis air bersih. Semoga cepet-cepet bisa kembali mendapatkan air bersih.




















»»  read more

Percaya Pada Dongeng


by : Clara

Sejak kecil, saya mungkin salah satu anak yang nggak pernah didongengin sama ortu kalau mau tidur. Justru sebaliknya, biasanya, saya yang mendongengin sepupu saya yang sering nginep di rumah, dengan cerita-cerita khayalan tingkat tinggi saya. Itulah kenapa, saya kurang begitu akrab dengan dongeng-dongeng yang ada, tapi bukan berarti saya nggak suka dengan dongeng. Kalau sekarang, sih, saya senang-senang aja mendengar dongeng, tapi ya kalo ditanya percaya sama dongeng nggak? Jelas saya akan menjawab nggak.

Saya nggak pernah memiliki harapan akan bertemu pangeran seperti dalam dongeng putri tidur. Hahaha, siapa yang mau bangunin saya dari tidur dengan cara kayak gitu? Yang ada, sih, saya dibangunin dengan cara diguyur aer.
Pangeran menuju ke sebuah ruangan tempat sang Putri tidur. Ia melihat seorang Putri yang cantik jelita dengan pipi semerah mawar yang merekah. "Putri, bukalah matamu," katanya sambil mengenggam tangan sang Putri. Pangeran mencium pipi sang Putri. Pada saat itu juga, hilanglah kutukan sang Putri. Setelah tertidur selama seratus tahun, sang Putri terbangun dengan kebingungan. "Ah! apa yang terjadi? Siapa kamu? Tanyanya.

Tapi, saya tau, ada beberapa orang yang pasti percaya pada dongeng. Saya sama sekali nggak memandang rendah orang seperti itu. Justru, saya kadang merasa pengin seperti itu. Kenapa? Karena saya merasa percaya dongeng adalah sesuatu yang unik. Hal yang mungkin nggak akan dilakuin kebanyakan orang yang menganggap dongeng hanyalah kisah khayalan untuk anak-anak yang bertujuan membangun imajinasi mereka.

Selain itu, kalau menurut saya pribadi, kadang dongeng juga bisa memberikan dampak positif lainnya. Dongeng-dongeng yang mengandung pesan moral, malah akan mengajarkan anak-anak untuk bisa belajar membentuk moral yang baik. Contohnya semacam dongeng-dongen anak Jepang seperti O-JIZO san, yang kisahnya bisa dibaca di sini. Dalam kisah tersebut menunjukan bahwa jika kita menolong, pasti kita akan mendapat balasan yang indah.

Sebelum saya menulis blog ini, saya sempat membuka-buka koleksi cerita-cerita saya yang lama. Sampai akhirnya saya membaca ulang sebuah cerita yang sudah uzur umurnya, dan di dalam kisah itu, saya pernah menyinggung sebuah lagu mandarin. Judulnya kebetulan Fairytale (dalam bahasa inggris) atau dalam bahasa mandarinnya, tong hua. Yang nyanyi Guang Liang. Saya tau ini lagu sempet hits banget, karena bener-bener indah, makanya saya pun mencari kembali lagu ini. Dan rasa kangen saya sama lagu mellow ini pun terobati. Lagu mendayu-dayu ini bikin saya terinspirasi untuk bikin postingan kali ini. Kalau mau denger bisa klik aja.

Apa hubungannya?
Pertama judulnya aja udah bersinggungan, yakni membahas soal dongeng. Tapi dalam lirik lagu si Fairytales ini, diceritakan tentang seorang cewek yang sangat percaya pada dongeng, tapi menemukan bahwa dongeng itu hanya membohonginya. Aduh, saya nggak yakin juga, deh. Soalnya liriknya bahasa inggris, sih. Sementara bahasa inggris saya termasuk kualitas tiarap.
Jadi saya mau kopas liriknya.

I ForGot hOw LoNg wAs it,
SiNce I LaSt hEaRd yOu,
TelliNg mE yOur FavOuriTe sToRy,
I haVe beEn thiNkiNg FoR a veRy LoNg TiMe,
I'm beGiniNg to FeeL paRanOid,
Did I mAke aNy miSTakEs aGaiN?

#
You cAmE aNd TeLL mE wiTh tHe teArs iN yOur eYes,
ThAt FaiRytaLes aRe aLL LieS,
It's iMpoSSibLe foR me tO be yoUr priNce cHarMing,
MaYbe yOu wiLL nOt unDersTand,
AfTer tHe moMent wHen yoU sAid yOu LovEd me,
The sTars iN mY sKy, aRe beGiNing to sHiNe aNd shiMmer.

*
I'm wiLLing to Be, tHe aNgeL yOu LoVe,
In tHe faiRyTaLes,
OpeN mY aRmS wiDe,
AnD Let it beCoMe wiNgs, to pRotEct yOu,
YoU haVe tO beLieVe,
BeLieVe tHat wE wiLL bE liKe tHe FairYtaLe,
WiTh haPpiNess aNd jOy as tHe enDing.

Repeat # *

EverYthiNg is oUr beAutiFul eNdiNg..

credit: Jesica Natasha blog

Sekali lagi, saya nggak mempermasalahkan orang mau percaya atau nggak sama dongeng. Setiap orang punya kepercayaan sendiri-sendiri. Begitu juga dengan sosok dalam lagu tersebut. Yang jelas, setiap orang pasti selalu berharap akan mendapat akhir cerita masing-masing yang indah. Seperti dalam dongeng, yang selalu membawa keindahan.
»»  read more

Hanami

by : Clara
Jujur, saya lagi suntuk. Nggak tau kenapa kok ide di kepala rasanya campur aduk, nge-blank, tapi pengen nulis. Hahaha, bawaan dari sananya kali, ya, emang udah keseringan ngetik kalo di depan komputer (selain kerjaan sebagai full timer downloader). Lalu, saat saya lagi melihat-lihat koleksi tugas-tugas kuliah saya dulu (ceileee, gayanya udah kayak orang yang lulus 20 tahun lalu), saya bertemu dengan kata HANAMI. Dan nggak tau kenapa, saya akhirnya pengen aja mengulas Hanami di blog saya yang masih acak kadut ini. Mungkin beberapa ada yang sudah akrab dengan istilah ini.


Jadi, Hanami adalah salah satu kebudayaan yang juga terkenal di Jepang.


Apa itu Hanami?

Hanami atau ohanami itu sendiri kalau ditilik dari kanjinya 花見 merupakan kesatuan kanji bunga 花 dan melihat 見. Jadi secara umum diartikan juga dengan melihat bunga.

Di Jepang, bunga Sakura yang terkenal itu nggak mekar terus-menerus. Dia cuma berbunga dengan indahnya pada saat musim semi, yang jatuhnya sekitar bulan maret - april. Untuk itu, setiap sakura bermekaran, orang-orang Jepang akan berbondong-bondong pergi ke tempat dimana pohon sakura berdiri dan memamerkan warna pink yang dihasilkan si bunga sakura. Biasanya juga, orang-orang akan membawa keranjang berisi makanan dan juga sake (minuman arak khas Jepang) untuk disantap bersama di bawah pohon sakura itu. Yah, semacam piknik bersama keluarga atau bisa juga teman-teman dan juga rekan kantor. Tergantung situasi yang ada. Yang jelas, tempat untuk melihat pohon sakura, pada saat hanami pasti akan terisi penuh.


Katanya, sih, bunga sakura emang indah banget. Tapi saya nggak tau, ya, abis belum ada yang bayarin pergi ke Jepang, hihihi. Mau pergi sendiri, duitnya nggak ada. Kalau pun bisa terbang ke Jepang, nggak tau bagaimana nasib selama hidup di sana dan juga apa bisa pulang lagi ke Jakarta atau nggak (maksudnya, kali aja kecantol sama cowok Jepang yang trendy, mmwahahahaha...).
»»  read more

Algebra Tutorial Online


For some kid, mathematic lesson maybe more fun than having to memorize a text. Conversely, some children thought it better to memorize than counting. Usually, kids will be lazier learning to count for being difficult and somewhat tedious. It terrible things since counting is a lesson which must be received by each child ages K-12 as well as lectures, though not all majors to teach mathematic.

Maybe you have kid whose hate to learn counting. It makes you have some problem to order you’re kid to learn it, and they're keep on thinking that learning count has been difficult. Especially on subjects where mathematics is written in the form of words which obviously requires precision is also logic to find the answer. Through an online tutorial like Online algebra tutor , your kid will not be any more trouble learning to count because it explains how to solve the puzzle numbers stored in each of the words. If you do not have time to teach the children, you can give this online tutorial on your kid to continue learning independently.

Although usually the children ages K-12 find it difficult to count, in fact, still many college student who does not much like learning to count. They are also have difficulty in counting problems. Yet Tutor Vista has provided a tutorial to solve math or homework problems with ease, through an Algebra help.

Algebra Tutoring online provided it can be very helpful to overcome the way children learn at home, especially when going on long holidays. Children who do not learn, it will cripple their brains work, so the existence of this online tutorial is considered capable of helping the children to keep learning even though school has holidays. In addition, algebra tutorial will help to prepare children for exams and homework existing courses. This will make it easier for your child to absorb the lesson. Algebra tutorials make learning easier to understand.
»»  read more

Kita Punya Besok


by : Clara



Setelah kemarin posting tentang cobaan, tiba-tiba saya mendengar lagi dengan seksama sebuah lagu korea yang bernada riang dan ringan tetapi ketika mendengar lirik bagian bahasa inggrisnya, saya merasa mendapat tendangan sekaligus jawaban atas keluhan saya kemarin. Judul lagunya Tomorrow dinyanyikan oleh 4 cewek, yang diwakilkan masng-masing dari 4 grup idol korea ternama.

Pertamanya, saya memang tidak mengetahui dengan persis liriknya, tetapi melihat klip yang ditayangkan dan juga sedikit kesoktahuan *halah* saya mengambil kesimpulan bahwa lagu ini memiliki pesan untuk membangkitkan semangat kita dan pantang menyerah. Terutama bagi kawan-kawan yang sedang berada dalam keputusasaan, misalkan aja, ketika merasa gagal dalam pekerjaan tertentu. Biasanya, kita pasti akan merutuki diri sendiri, atau kadang memaki kenapa kita bisa gagal? kenapa kita sepertinya buruk banget sampai-sampai kok nggak bisa menghasilkan ssuatu yang bisa dibanggakan. Jadinya kok hidup terasa nol. Nah, lagu ini, dibuka dengan sebuah lirik seperti ini.
Sometimes we make mistakes, you know? Sometimes you feel like a broken angel on the ground (It’s OK, we ain’tperfect) Sometimes you feel like a symphony without a sound (I told it’s OK, Cuz we’re young!)
Lagu ini, menurut saya, mengajak kita untuk memandang bahwa masih ada hari besok yang akan menunggu kita. Jadi, kita nggak perlu untuk menyesali apa yang sudah terjadi di hari ini dan lebih memikirkan serta mempersiapkan diri untuk besok. Karena, seperti yang banyak dikatakan, bahwa hidup adalah seperti kotak hadiah yang kita tidak pernah tahu apa yang akan kita dapatkan. Betul, kan? Pada dasarnya hadiah yang kita terima pasti telah ditentukan seseorang yang akan memberi kita hadiah tersebut, dipikirkan matang-matang oleh orang tersebut apakah hadiah yang dia berikan bisa berguna untuk kita atau tidak. Ketika saya memikirkannya, saya rasa begitulah hidup. Sudah dipikirkan oleh Tuhan, kita akan jadi seperti apa atau mengalami apa pada besok hari dan tentunya, semua itu yang terbaik yang Ia berikan untuk kita.

Tomorrow, I will overcome the world
Tomorrow, I have a path designated for me
Tomorrow, my lips meeting his
Tomorrow, Now I can do it for sure

I can make it right
I can make it right
I can make it right
I can make it right

Kadang kita juga selalu berpikir, ihhh, saya kok MADESU alias masa depan suram. Kata siapa? Saya rasa nggak akan ada yang bisa mengatakan dan menduga masa depan seseorang. Ya, kan? Lalu hak apa kita bicara bahwa masa depan kita atau seseorang itu suram? Kenyataannya banyak kan orang yang terlihat nakal di hari-hari sekolah justru menjadi orang sukses. Mudah-mudahan kita semua juga bisa sukses *amin bersama-sama*
From far-far away, a better tomorrow
Is waiting for you
Saya pribadi sih, berharap bisa lebih memiliki semangat untuk percaya bahwa akan ada masa depan yang baik nanti. Yah, tapi bukan berarti kita leha-leha, trus ajaib *tring* duit segepok udah di depan mata. Nggak seperti itu. Tentu, kan semua pakai proses. Dan proses juga nggak gampang. Kalau kita nggak usaha untuk buka sayap lebar-lebar untuk bisa terbang, kita nggak akan pernah bisa mencapai langit, kan.
Flap those wings to fly higher and higher
I am still running
Yang jelas, menurut saya lagu ini nggak ada salahnya untuk didenger. Memang, sih, mungkin banyak yang akan mengerutkan kening ketika mendengar lagu ini. Maklum, pake bahasa Korea, jadi agak-agak pusing dicerna. Hehe, tapi kan udah ada liriknya.

Build a dam with the world, make it with invisible blocks (just like me agasint the wall)
Close your ears and only listen to what you want
Foes everywhere, foes who can’t understand me
Cold glares, in the past I was coated with thorns (But man, I’m change)

Tomorrow, I will overcome the world
Tomorrow, I have a path designated for me
Tomorrow, my lips meeting his
Tomorrow, Now I can do it for sure

I can make it right
I can make it right
I can make it right
I can make it right

So excited, I can’t wait until tomorrow, Tomorrow~

Karena itu, setelah membaca satu per satu bait lirik lagu ini, saya sendiri benar-benar nggak sabar menunggu besok. Kali aja, ada sesuatu yang bisa mengejutkan saya dan membuat saya tersenyum.

Btw, hari ini saya sudah mendapat satu surprise di tengah hari saya yang melelahkan (sakit kepala, tapi ngulik-ngulik tanah abang untuk cari kebaya wisuda, kelaperan dan belom sempet makan, capek jalan, capek nyetir).
Semoga kawan-kawan juga telah mendapatkan surprise di tengah hari yang mungkin menjenuhkan. Bukan surprise besar yang bisa bikin kita tersenyum, tetapi surprise kecil pun mampu membuat kita bahagia.

PS: bukan bermaksud sok tahu, hahaha, cuma mengeluarkan apa yang ada di pikiran ^^

lirik lagu full bisa di dapat di blog ini.
picture 1 diambil dari sini.
picture 2 diambil dari allkpop.
»»  read more