Showing posts with label koleksi. Show all posts
Showing posts with label koleksi. Show all posts

Friday, March 5, 2010

Semangat Belajar Karena Drama

by : Clara

Belajar? Malesssss~
Rata-rata pelajar yang ada pasti merasa males banget sama yang namanya belajar. Mereka lebih suka menghabiskan waktu untuk hang out atau ngobrol dengan teman. Itulah tujuan bersekolah. Bukan lagi untuk belajar. Tapi, apa jadinya kalau pihak sekolah juga membiarkan hal itu terjadi? Sudah bisa dibayangkan keadaan sekolahnya yang jauh dari kesan disiplin apalagi nilai ujian yang bagus. Lalu gimana melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi? Ada perguruan tinggi yang menerima saja, sudah bagus. Tapi...gimana kalo pelajar-pelajar bodoh itu diyakinkan bisa masuk ke sebuah perguruan tinggi yang paling hebat?

Todai atau Tokyo Daigaku alias University of Tokyo. Reputasinya sangat menjanjikan. Universitas nomor 1 di Jepang, yang kalau mau masuk ke sana harus berjuang mati-matian belajar. Nggak jarang yang harus mengambil ujian masuk berkali-kali baru diterima. Momok yang cukup mengerikan. Orang yang pintar dan rajin pun belum tentu bisa masuk Todai, apalagi si pelajar-pelajar bodoh itu?

Tapi, Sakuragi sensei memberikan janji itu bagi Ryuzan Koukou (SMA Ryuzan). Dalam Dorama Dragon Zakura ini, Sakuragi sensei memberikan jaminan kalau pelajar-pelajar bodoh di sekolah tersebut, akan ada lima orang yang bisa menembus Todai. Gimana nggak semuanya tercengang? Ryuzan Koukou yang reputasinya terkenal hancur itu, bisa memiliki alumni yang akan menembus Todai? Anak-anaknya saja nggak pernah memperhatikan guru mengajar. Kadang datang terlambat sesuka hati. Mau bolos pun silahkan. Mau dandan di kelas dibolehkan. Mau baca komik atau tidur juga hayuk aja. Mau tampil urakan ala yankee pun dibolehkan. Yang jelas, mereka semua pemalas. Tidak mau belajar. Jadi gimana bisa lima orang bisa masuk Todai? Satu pun rasanya mustahil!

Dengan sistem belajar yang telah dibuat sedemikian teliti oleh Sakuragi sensei, enam orang siswa akhirnya mau mengikuti kelas khusus yang telah dibentuk oleh guru bersikap tegas dan dingin itu. Kata-kata yang keluar dari mulut Sakuragi mungkin kasar (dia paling sering ngatain BAKA aka BODOH) tapi, pada akhirnya justru semua itu menjadi picuan bagi mereka untuk membuktikan kalau mereka pada akhirnya juga BISA! Dengan pergaulannya yang luas, Sakuragi meminta bantuan pada beberapa rekannya yang pandai di bidang seperti matematika, science, bahasa inggris dan literature. Tehnik belajarnya pun berbeda dengan guru-guru kebanyakan. Misalnya untuk belajar matematika, bukan dengan cara yang membuat siswa tertekan, tapi coba dengan membuat siswa mencintai matematika itu sendiri. Maka, dibuatlah permainan ping pong matematika yang akan melatih kerja otak siswa untuk langsung memikirkan jawaban dari soal-soal sederhana. "Jika kamu tidak bisa menjawab soalnya dengan cepat, maka kamu akan kalah dari game ini!" Begitulah sekilas penuturan Sakuragi pada keenam siswanya.

Dorama Dragon Zakura ini memang merupakan dorama lama yang muncul sekitar tahun 2005. Tapi, menonton dorama ini mampu memicu semangat kita untuk belajar. Dorama ini benar-benar menyajikan semangat, pantang menyerah dan membuat kita benar-benar terpacu untuk BISA melakukan apa pun yang sebenarnya terasa mustahil.

Cast:

Abe Hiroshi as Sakuragi Kenji
Yamashita Tomohisa as Yajima Yusuke
Nagasawa Masami as Mizuno Naomi
Koike Teppei as Ogata Hideki
Aragaki Yui as Kosaka Yoshino
Nakao Akiyoshi as Okuno Ichiro
Saeko as Kobayashi Maki



Pendapat pribadi:

Nonton, deh. Pasti semangatnya akan benar-benar tertular. Kisah ini begitu sederhana, tapi emosi pemainnya yang keluar membuat saya yang menonton bisa menitikkan air mata sekaligus deg-degan tegang. Yang jelas, saya termotivasi buat belajar juga. Tapi...belajar apa ya? Hihihi....


credit : Dragon Zakura dramawiki

Friday, February 26, 2010

Code Blue Dorama

by : Clara

Dokter itu bukan Tuhan.
Satu pernyataan ini rasanya patut menjadi pegangan bagi siapapun yang merasa sedang berada dalam situasi dimana sedang mengandalkan kehebatan seorang dokter untuk menyelamatkan nyawa seorang manusia. Dia sama seperti kita, manusia yang juga punya kegagalan, kepayahan bahkan segala macam keterbatasan dalam dirinya.

Dokter juga punya perasaan.
Jangan menyalahkan dokter jika dia terlalu larut dalam perasaan pasiennya hingga menyebabkan kelalaian terjadi. Dia hanya orang biasa yang juga bisa terikat emosi dalam mengerjakan sesuatu. Dia juga punya masa lalu yang dijadikan cerminan saat dalam menghadapi pasiennya.

Karena Dokter juga seorang manusia. Dimana hitam putihnya manusia selalu ada kegagalan dan keberhasilan.

Menurut saya, hal-hal semacam itulah yang sebenarnya ingin dibahas dalam dorama yang ditayangkan tahun 2008 oleh stasiun Fuji TV ini. Code Blue. Dorama yang saya review kali ini adalah dorama sederhana yang mengangkat tema kemanusiaan disamping medical untuk dibahas. Atau menurut saya, dorama ini mencoba menceritakan ilmu kedokteran dari sudut pandang yang berbeda.



Review:
Judul : Code Blue - Emergency Lifesaving / Doctor Heli Kinkyuu Kyumei
Episode : 11 + Special
Theme Song : Mr Children - Hanabi
Genre : Medical (tapi menurut saya lebih ke kemanusiaan atau dorama)
Pemain : Yamashita Tomohisa, Toda Erika, Aragaki Yui, Asari Yosuke, dan Higa Manami.

Sinopsis:

Adalah mengenai sebuah rumah sakit bernama Shohoku Emergency Centre yang memiliki fasilitas sebuah helikopter dalam sebagai pelengkap ambulance dalam bertindak menangani kecelakaan-kecelakaan. Tujuannya supaya bisa mencapai tempat kejadian bencana dengan lebih cepat sehingga bisa menolong korban.

Sementara itu, diceritakan mengenai keempat dokter trainning yang masuk ke bagian Emergency Shohoku ini. Mereka bernama Aizawa Kousaku, Hiyama Mihoko, Shiraishi Megumi dan Fujikawa Kazuo. Keempatnya memiliki cita-cita yang sama yaitu bisa mengendarai helikopter tersebut karena sama-sama ingin memperjuangkan impiannya untuk bisa menyelamatkan nyawa orang.
Namun, dari ketiga orang itu, hanya Fujikawa Kazuo saja yang belum berhasil menaiki helikopter tersebut.

Disamping keempat dokter baru itu, beberapa dokter senior juga turut terlibat memberikan arahan bagi perkembangan ilmu lapangan (operasi) bagi para sang dokter baru. Arahan-arahan dan petunjuk yang mereka berikan, pada akhirnya membawa dokter-dokter baru ini menjadi dokter bagian Emergency yang sangat profesional dan mengutamakan tugasnya yaitu menyelamatkan manusia.

Isi dalam dorama ini kebanyakan hanya kombinasi yang pas dari tiap karakter yang memiliki problematika masing-masing.
Bagaimana Aizawa yang dingin bisa bertindak tegas sebagai seorang dokter bahkan hingga mengorbankan waktu untuk neneknya yang juga sakit?
Bagaimana seorang Shiraishi yang gugup saat pertama kali menghadapi pasiennya?
Bagaimana Hiyama gagal dalam misi helikopter pertamanya?
Bagaimana Fujikawa menerima penolakan dari dokter kepala yang menyuruhnya berhenti menjadi dokter saja, hanya karena karakternya yang penuh perasaan terhadap pasien?

Semuanya diramu dengan sangat pas, hingga tanpa saya sadari, saya banyak mengambil pelajaran dari dorama ini. Belum lagi, banyak adegan-adegan yang mampu membuat kita menitikkan air mata karena emosi yang dimainkan begitu menyentuh hati. Tetapi, disamping adegan yang menyentil hati, banyak juga adegan yang membuat (saya) ngilu, seperti adegan operasi pada bagian leher (pembedahan di leher dan darahnya muncrat kemana-mana), atau menggunakan suntikan besar untuk menaikkan tensi darah, dsb. Namanya juga dokter Emergency, selalu saja berhadapan dengan korban-korban kecelakaan.

Yang jelas, bagi yang suka medical, dorama ini juga patut ditonton, terlebih bagi pecinta Dorama Jepang (mengesampingkan Yama-Pi yang memang banyak digandrungi cewek-cewek). Dorama yang sesion ke 2 nya sedang berlangsung ini, patut diacungkan jempol karena kualitas ceritanya yang tidak biasa. Dan, mungkin dorama ini bisa dijadikan cerminan bagi para dokter (ada teman blogger yang dokter? hihihi) atau juga para calon dokter. Karena, saya berharap, dokter di Indonesia juga bisa mengataskan keselamatan pasiennya dan juga bertindak gesit.

Kalau ada yang mau download silahkan.
Kalau ada yang mau beli juga silahkan, mungkin bajakannya sudah tersedia hiahahaha~


Demikian reportase Clara dan Komputernya-yang-baru-sembuh-dari-sakit.

Sunday, February 14, 2010

GALs!

by : Clara

Waktu saya sibuk berberes-beres kamar, saya juga turut membereskan susunan koleksi komik saya yang nggak seberapa itu. Saya urutkan kembali serial Conan yang selalu menjadi favorit saya dan juga Samurai Deeper Kyo yang urutannya ngacak ngadut gara-gara dipinjem temen saya. Nah, dari sana keintip tuh salah satu komik favorit saya. Judulnya : Gals!

Asli ini komik udah lama banget. Kalo nggak salah jaman saya SMA apa SMP gitu, deh. Lupa. Yang jelas dari komik itulah muncul nama imel saya : gal_gagal. Hehehehe, yang belakangan akhirnya mendapat satu protesan dari seseorang. "Hei, nama itu kayak doa loh, masa mau sih kamu nasibnya gagal terus? Mending saranku diganti, deh, itu imel," begitu katanya. T______T

Balik lagi ke topik. Kali ini saya mau review komik, aja, deh. Kalo sebelum-sebelumnya dorama, tapi berhubung stok dorama saya belum nambah lagi (sedang mendownload code blue. ditaksir katanya bagus), jadinya saya mau me-review komik!

Gals ini bercerita tentang seorang gyaru bernama Kotobuki Ran yang dilahirkan di dalam keluarga polisi. Ayahnya sangat bercita-cita kalau ketiga anaknya (Kotobuki Yamato, Kotobuki Ran dan Kotobuki Sayo) bisa menjadi polisi seperti dia dan ibunya. Tapi apa daya, kemampuan otak Ran yang pas-pasan, terlalu santai, suka bersenang-senang dan yang terpenting : CINTA DANDAN, membuatnya tidak mau menjadi seorang polisi meski darah pembela keadilan melekat di dalam dirinya. Kenapa Ran nggak mau? Karena tidak ada seorang polwan yang boleh berdandan atau bergaya fashionable saat bertugas.

Bersama kedua sahabatnya, Yamazaki Miyu dan Hoshino Aya, mereka selalu menghabiskan waktu dengan berkeliling si Shibuya, mampir melihat-lihat (karena Ran termasuk kere dengan duit jajan yang pas-pasan) di Shibuya 109 atau kadang pergi ke laut. Mereka juga selalu berusaha mencari pekerjaan part time untuk menambah uang saku, terutama bagi Ran untuk bisa membeli barang kesukaannya.

Disamping itu, mereka juga berkenalan dengan cowok dari sekolah Meishou yang dikenal ganteng-ganteng, namanya Otohata Rei (Ran memanggilnya : Otocchi atau Reipyon) dan Asou Yuuya (Ran memanggilnya : Nomor 2 karena peringkat kepintaran Yuuya dibawah Rei). Munculah bibit-bibit cinta yang membuat Aya jadi banyak murung, Ran tetap dengan tampang bego sementara Miyu cuek saja karena dia sudah punya Yamato. Yuuya menyukai Ran, tapi Ran cuek. Sementara Aya sibuk mengejar Otohata dan mencoba pacaran dengannya. Hingga akhirnya Ran mendapatkan pacar yang ditemuinya secara "ajaib" di sebuah tempat latihan dance para-para. Namanya Kuroi dan Ran seringkali menjulukinya monyet karena mukanya mirip monyet. Dari sana Yuuya pun patah hati dan beralih pada "musuh yang tak benar-benar musuh"-nya Ran.

Kisah dalam komik ini ringan dan hanya berputar tentang kehidupan remaja Jepang yang tidak jauh dari main, cinta dan fashion! Kenapa saya suka? Karena pengemasan komik ini begitu menarik dengan banyak fashion menarik ala para gyaru Jepang, lalu juga beberapa info mengenai Shibuya dan kehidupan malamnya, dan yang penting sih, gaya penceritaannya yang lebay ala komik itu benar-benar bisa bikin saya ngakak. Serius. Ceritanya kocak abis. Kalo yang suka cerita ringan ala remaja cewek sih pasti demen komik model begini soalnya juga ada cowok-cowok cakep standard remaja (tampan, populer dan pintar). Tapi, karena komik ini termasuk serial cantik (menurut saya) jadi rasanya cowok nggak akan suka T_T kecuali kalau memang ingin menikmati alurnya saja.

Komik ini dibuat oleh Mihona Fuji, dimana sang komikus juga menyelipkan sedikit tentang kesehariannya yang sibuk dengan deadline sebagai selingan di dalam komik berjilid 10 buku ini. Sebenarnya Gals! juga dibuat anime dan pernah ditayangkan di stasiun tivi lokal pada pagi hari. Tapi, kata orang-orang sih, versi anime-nya kurang begitu lucu. Jadi, lebih baik baca komiknya saja. Hiahahahaha.

Salam
(>.^)v

Wednesday, February 10, 2010

The Happiest Things

by : Clara

Hmmm...melirik judul sih keren punya *karena sombong dijitakin rame-rame* tapi pas mau ngetik isinya otak saya mendadak beku. Curigation sih sama udara di luar yang lagi dingin plus diguyur hujan. Ditambah lagi saya juga bingung mau posting apa, cuma mau mengeluarkan isi hati saya yang lagi seneng-senengnya sama sesuatu. Ada beberapa hal yang lagi saya senengin sekaligus nih.

1. Lagi demen liatin rambut saya yang baru dipotong *narsis*
Rambut saya emang nggak bagus kayak yang diiklan shampoo sih, lebih tepatnya jelek! Udah kusam, kering, bercabang, awut-awutan, ujung-ujungnya keliatan kayak singa karena selalu mengembang meski nggak pernah saya kasih baking powder. Tapi, setelah dipangkas habis hingga pendek kayak gini, saya pikir yah lumayan lah daripada kemaren kayak singa!

2. Lagi demen banget sama So Nyuh Shi Dae aka Girl`s Generation yang baru aja merilis single Oh!-nya. Girlband yang digaungi 9 cewek-cewek cantik nan imut ini (nggak kek saya yang amit-amit), telah mengambil hati saya sejak single mereka berjudul sama : girl`s generation dan kissing you. Tapi, baru bener-bener naksir begitu single gee meluncur dan melejit dengan hebatnya di tahun 2009 kemaren.


credit : kimchisoju

3. Lagi demen banget sama lagu dari Lara Fabian yang judulnya Broken Vow!
Jadi, kemaren baru bongkar-bongkar isi laptop yang agak jadul ini (yang update di PC tapi PC nya mleduk karena saya paksa donlod mulu T_________T), nemu sama lagu ini. Saya coba masukin ke winamp ehhhhhhhh, saya langsung jtuh cinta sama musik dan suara cewek ini. Entah sebenernya dia siapa saya nggak kenal, tapi yang penting saya naksir berat sama lagunya yang begitu lembut, dengan sentuhan orkestra, dipadukan bersama suaranya yang begitu empuk seperti krim di atas cake. Dan begitu saya perhatikan liriknya, sepertinya kata-katanya begitu miris...tentang patah hati, mungkin, dimana si cewek akhirnya merelakan si cowok sama orang lain Y_Y



4. Bahagia juga karena ternyata album BoA onnie udah keluar! Judul album ketujuhnya : IDENTITY. Sebenernya belum semua saya dengerin, tapi ada beberapa yang memang saya nantikan karena sudah rilis duluan dalam bentuk PV dan single album. Dan, salah satu yang membuat rasa rindu saya terobati oleh alunan suara yang khas dari kakak saya (ngarep) ini adalah lagu berjudul Mamoritai -White Whishes- dan Posibillity.



5. Karena sebentar lagi mau ada acara imlek, maka kemaren mama saya nyuruh saya belanja baju. Biar dikata males juga, yang namanya belanja baju, siapa sih yang nggak seneng? Bahkan orang yang malas gerak nyaris kayak kuda nil seperti saya ini aja dengan senang hati jalan-jalan seorang diri demi membeli baju baru. Sebenernya, biasanya nggak diharuskan membeli baju, sih, cuma kali ini aja nggak tau kenapa mama saya nyuruh begitu.

Ah sudahlah. Lagi bener-bener iseng. Nanti saya posting lagi sesuatu yang lebih bermutu.
^_____________^


Salam hangat dari Clara dan si Laptie Hitam nan Hot

Monday, February 8, 2010

Hachiko Monogatari

by : Clara

Jepang bukan saja terkenal oleh yang namanya bunga Sakura atau gunung Fuji. Ada banyak sekali hal yang menarik yang menyorot nama negri asal Doraemon tersebut. Salah satu hal yang juga menjadi daya tarik tersendiri dari Jepang adalah mengenai sebuah patung anjing yang berdiri di depan stasiun Shibuya bernama Hachiko. Pembuatan patung Hachiko ini bukan berdasar semata-mata hanya untuk hiasan yang menjadi semacam ciri khas perfektur Shibuya, yang juga terkenal dengan gyaruu-nya (cewek-cewek yang senang sekali dengan fashion). Ada sebuah kisah tersembunyi yang membangun si Hachiko hingga berada di sana.

Hachiko itu sendiri merupakan jenis anjing khas Jepang yang sering disebut Akita dog atau dengan kanji 秋田犬. Tipe anjing dengan bulu tebal yang membuatnya tahan berada di bawah salju sekali pun dan memiliki mata yang meruncing di ujungnya sehingga tampak sedikit sipit dan tajam. Sementara Akita dog berkarakter sangat setia sehingga bisa sangat akrab dengan manusia.

Kisah Hachiko itu sendiri sudah cukup lama. Dia lahir di tahun 1923 di sebuah perfektur bernama Akita. Lalu seorang profesor bernama Ueno Hidesaburo ingin memeliharanya sehingga Hachiko pun dikirim dari Akita menuju Tokyo dari stasiun Odate, menuju stasiun Ueno. Sejak itu resmilah Hachiko dirawat oleh Ueno. Mereka tinggal di dekat stasiun Shibuya dan Hachiko hidup bersama 2 anjing lainnya milik profesor. Setiap hari Hachiko selalu mengantar profesor pergi bekerja dan akan kembali lagi pada petang untuk menjemput majikannya itu di depan stasiun. Suatu hari, profesor itu meninggal saat sedang bekerja sehingga ketika Hachiko menunggunya di depan stasiun, Hachiko tidak bertemu dengan profesor. Hachiko tidak tau kalau profesor sudah meninggal hingga akhirnya setiap hari Hachiko terus menunggu sang majikan hingga 9 tahun lamanya. Hachiko akhirnya meninggal pada tahun 1935 di usia 13 tahun. Dia meninggal di jembatan Inari dekat Sungai Shibuya. Hachiko tidak pernah pergi ke sana sebelumnya. Dan setelah diotopsi, ternyata Hachiko menderita filariasis (penyakit infeksi yang disebabkan oleh cacing).

Kini, kisah Hachiko kembali diangkat oleh Lasse Harllstorm menjadi sebuah film drama yang lebih modern. Dengan memasang Richard Gere dan Joan Allen sebagai pemeran utamanya, film ini sangat-sangat mengundang air mata.


Alur ceritanya sendiri tidak merubah sama sekali inti cerita dari sejarah Hachiko sendiri. Namun, karena semuanya dibuat oleh Holywood, tentu saja sedikit ada perubahan di sana sini. Dimulai dari seekor anjing Akita yang dibawa dari Jepang dalam sebuah kurungan kayu menuju Amerika. Sampai di sebuah stasiun, anjing itu dibawa dalam sebuah troli bersama kumpulan barang yang lain. Namun, karena anjing itu bergerak tidak betah, kurungannya pun terjatuh dan kayunya rusak hingga akhirnya dia bisa bebas dari kandang. Diantara puluhan orang yang berlalu-lalang, seperti sudah ditakdirkan anjing itu pun bertemu seorang kakek tua bernama Parker Wilson (Richard Gere). Mulanya Parker Wilson tidak mau mengajaknya pulang meskipun merasa kasihan pada si anak anjing yang tersesat. Dia meminta pertolongan petugas stasiun tapi orang itu menolak. Akhirnya Parker pun terpaksa membawanya ke rumah.

Sang istri ternyata tidak suka dengan kehadiran anjing itu. Parker pun terpaksa mencari orang yang mau merawatnya, tapi lagi-lagi tidak ada yang mau membantunya. Dia pun menemui seorang kerabatnya yang masih keturunan Jepang. Di sana parker diberitahu bahwa anjing kecil itu memiliki kalung dengan huruf kanji delapan (八) sehingga Parker pun mulai memanggilnya Hachi, yang juga berarti hati atau kokoro. Suatu ketika istrinya, Cate Wilson (Joan Allen) membuat sebuah iklan dengan foto si anjing. Namun, begitu melihat Parker sedang bermain-main dengan Hachi, hati Cate pun luluh. Dia memutuskan untuk membiarkan suaminya merawat Hachi.

Dan dari situlah, kisah Hachiko yang sebenarnya dimulai.

Kesan saya sewaktu menonton film ini tidak jauh-jauh dari satu kata, tersentuh. Hingga membuat saya nangis bombay. Sebenarnya, film berdurasi 1,5 jam ini tidak berbeda dengan kebanyakan drama yang lain. Malah mungkin ada beberapa adegan yang membosankan. Tapi, kekuatan pada sejarah Hachiko itulah yang membuat film ini sangat layak untuk ditonton. Kalau biasanya saya nonton film pake tereak-tereakkan, di film ini nyaris nggak ada yang seperti itu. Alur ceritanya berjalan begitu tenang namun menggoyahkan emosi. Pengiring lagu dalam film ini juga lembut, yaitu hanya sebuah dentingan piano.

Yang jelas saya pribadi sangat merekomendasikan film ini untuk ditonton.


NOTE: maaf, ya. buat dua postingan yang ultah memang sengaja saya pasang untuk tidak dikomentari karena saya pikir cuma sekedar ucapan yang mungkin tidak begitu penting ...hehehehe ^________^v *pis*

credit: wikipedia

Salam
(>.^)v

Saturday, December 19, 2009

Hanya Perkenalan Tiga Sekawan


Masih inget waktu itu saya pernah posting tentang meninggalnya salah satu anak anjing saya. Namanya Icul. Rasanya waktu itu bener-bener kehilangan banget. Tapi ternyata ketika kehilangan satu anak anjing, nggak lama kemudian justru saya diberi tiga anak anjing. Iya, anak-anak yang dilahirkan oleh Dorami waktu tanggal 29 Oktober kemaren. Hanya selang beberapa hari saja dari kematian Icul. Sedih dan gembira silih berganti.

Dan sekarang ketiga anak anjing saya itu udah nyaris memasuki bulan ke 2 mereka hidup. Mereka harus segera diberi vaksin sebelum virus mematikan--parvo yang dulu menjangkit Icul, kembali menjangkiti anak-anak anjing saya yang sekarang ini terlihat begitu sehat.
Nah, ini dia profile mereka. Hihihi.
Mimi.


Jenis kelamin : Perempuan.
Anak ini lincah luar biasa. Dengan perut buncitnya, tampak lucu kalau lagi lari. Dia juga terbilang penurut, meski kadang suka moody (keknya ngikut saya, deh, anak ini. sama-sama moody :P). Wah, karena potonya saya edit jadi begitu, nggak keliatan ya warna aslinya, hehehe *jitak Clara* yang jelas warnanya coklat agak tua dicampur putih.

Astro



Jenis kelamin : Laki-laki
Waduh, anak ini sangar banget. Potongan preman keknya. Semua yang liat dia pasti bilang gitu. Keliatan jutek, galak sekaligus lucu. Hihihi. Badannya juga nggak kalah gendut sama si Mimi. Tapi, ternyata....banyak loh yang naksir Astro. Banyak yang bilang ganteng kayak bapaknya. Banyak juga yang maksa supaya saya melepas si Astro (read: minta). Weleh, ogah saya. Wong, si Astro ini paling gagah, masa mau dikasih ke orang.

Kimba


Jenis kelamin : Laki-laki
Ini anak bontot, eh, tepatnya ke 2 sebelum bontot. Adik-adiknya mati duluan setelah dilahirkan si Dorami. Mungkin juga karena dia paling bontot, paling kedesek-desek waktu di rahim, jadinya si Kimba ini punya postur tubuh yang kecil. Paling kecil diantara kedua kakaknya. Cara dia berjalan pun nggak segagah kedua kakaknya. Kaki Kimba lebih lemah. Jadi baru beberapa hari ini aja, dia mulai tampak lebih mantap kalau jalan.


Oh ya, foto-foto itu saya edit sendiri dengan photoshop. Tapi...saya nggak mungkin bisa mendapatkan tips dan trik membuat foto sampe sebagus itu (paling nggak dengan otak cetek saya, nggak mungkin saya bisa ngutak-ngatik sendiri dengan hasil seperti itu--meski masih jauh dari bagus), kalau bukan pertolongan dari tutorial yang satu ini. Nama situsnya adalah Ilmu Photoshop yang kesemua tutorialnya dibuat dengan sangat detail oleh Sigit Eko. Jadi, buat yang selevel dengan saya (pemula maksudnya) dan mau belajar ngedit foto, bisa buka tutorial itu. KLik aja di judulnya, ilmu photoshop itu. Hihihi...jadi sekalian sharing biar kita bisa mejeng poto-poto hasil kerja keras sendiri (meski masih nyontek T^T itu pun kalau diulang lagi, saya suka lupa).


Monday, December 14, 2009

IRIS

by : Clara


gambar diambil dari sini

Saatnya sekarang saya kembali me-review Korean Drama yang lain, yang sedang saya tonton.

Judulnya IRIS. Drama ini sudah tayang sekitar sembilan minggu di stasiun KBS dengan penayangannya setiap hari Rabu dan Kamis pukul 21.55. Tapi katanya (saya nggak nonton langsung) di tivi kabel Indonesia, channel yang sama--KBS, juga sudah bisa disaksikan. Tentunya dengan penambahan sub title inggris. Saya pribadi lebih memilih menonton via komputer (namanya juga pacarnya komputer :P).

Kalau DVD bajakannya di Indonesia, saya belom tau apa ada atau nggak. Harusnya sih ada, soalnya drama ini mendapat rating yang sangat bagus di Korea sana. Bahkan ada kabar yang mengatakan bahwa drama IRIS ini akan dibuat session duanya (semoga nggak berakhir seperti cinta firti yang sudah sampai session....berapa sih? lima ya?). Sayangnya Lee Byung Hun, pemeran utama dalam drama ini, konon katanya tidak akan bermain dalam serial berikutnya itu dikarenakan jadwal padatnya untuk bermain dalam sekuel G.I Joe. Saya sendiri belum melihat film itu....Penasaran banget, pengin liat Byung Hun sshi main bareng aktris Hollywood (kok telat banget ya saya ini XD).

Oke, sedikit dengan intro, langsung aja saya mulai dengan reviewnya.

Judul : IRIS
Pemain : Lee Byung Hun as Kim Hyun Joon, Kim Tae Hee as Choi Seung Hee, Jung Joon Ho as Jin Sa Woo, Kim Seung Woo as Park Chul Young, Kim So Yeon as Kim Sun Hwa dan T.O.P as Vick.

Sinopsis cerita:

IRIS berkisah mengenai sebuah organisasi rahasia yang menjadi tempat bernaungnya seorang pembunuh bayaran bernama Hyun Joon. Sementara itu Vick yang adalah pembunuh bayaran juga tapi dari organisasi berbeda, mengincar Hyun Joon dan mendapat tugas untuk membunuhnya.

Cerita dibuka dengan sebuah prolog yang seru, dimana Hyun Joon melaksanakan misinya untuk membunuh seorang petinggi Korea Utara yang sedang datang ke Budhapest. Hyun Joon berhasil membunuh targetnya (disebut EX atau dengan kata lain : target pembunuhan adalah orang penting), namun ternyata persembunyian Hyun Joon saat melakukan aksinya, diketahui oleh tim pengaman si orang penting tadi. Alhasil, terjadilah kejar-kejaran antara Hyun Joon dengan tim tersebut. Hyun Joon nyaris saja lolos, tapi sayangnya sempat tertembak di bagian perut kanan sebelum dia kembali lolos lagi. Namun tak lama, tim tersebut bisa menemukan Hyun Joon. Sayangnya ketika adegan Hyun Joon terjatuh karena letih dengan lukanya, langsung terpotong dan adegan kemudian beralih pada suasana kampus. Diceritakan bagaimana Hyun Joon bertemu dengan Seung He yang selanjutnya membawa Hyun Joon kepada organisasi rahasia tersebut bernama NSS. Tidak ketinggalan pula terjadi cinta segitiga antara Sa Wo, teman baik Hyun Joon dengan Seung He yang dipertemukan secara tidak sengaja melalui senior Sa Wo yang mengajaknya bertemu di sebuah cafe. Sa Wo pun akhirnya juga menjadi salah satu organisasi dari NSS ini.

Pendapat pribadi:

Saya yakin drama ini keren, kenapa? Karena pemainnya juga cukup terkenal ditambah lagi aktingnya memukau, sangat mendukung jalan cerita yang juga seru. Banyak adegan action plus lumuran darah karena kisah ini tak luput dari yang namanya senjata api. Meskipun kadang ketika masuk ke bagian romance nya saya sedikit kurang suka (lohhhh, biasanya paling suka adegan romantis?), tapi drama ini sangat saya anjurkan untuk ditonton. Terutama bagi pecinta darah, berantem, adu jotos, tembak-tembakan, kejar-kejaran (tapi nggak pake musik sambil nyanyi). Yang jelas ketegangannya bisa disamakan dengan saat nonton film action Hollywood, deh. Dan yang terpenting akan banyak misteri di dalam kisah drama ini yang membuat kita sebagai penonton penasaran.

Ngomong-ngomong, saya mau lanjut lagi ahhh, nonton drama ini ^^

Source: Drama Wiki



Monday, October 26, 2009

Boyband Baru, Yang Lama Pun Comeback

by : Clara

Huaaaa...kenapa sekarang Korea lagi sibuk menerbitkan boyband baru? Setelah belum lama ini sibuk menelurkan girlband, seperti T-ara (red: Tiara), Secret, 4 Minute, F(x), aduh siapa lagi ya, sampai saya sendiri lupa kalau harus menyebutnya satu-satu. Yang jelas cukup banyak deh, grup-grup seperti itu yang nggak hanya bisa nyanyi tapi juga dance. Ehem, sebenarnya masih ada yang sekedar seperti pemain cadangan atau manekin di dalam grup sendiri, alias belum kebagian jatah nyanyi di dalam grup saat menelurkan debut single. Sayang sih, tapi melirik Shinee Taemin dia pun awal debut juga nggak kebagian jatah nyanyi. Mungkin karena dancenya terlalu keren, jadi dia dipajang sementara waktu untuk joget aja. Tapi belakangan dia udah mulai kebagian lirik, loh. Kayak misalnya ada di single paling baru Shinee Ring Ding Dong dan tentunya format mereka semakin baru dan semakin matang.

Nah kalau yang boyband baru tuh lagi booming banget. Sekarang yang paling baru ada MBLAQ dan B2ST Kayaknya ini bener-bener saingan banget. Tapi kalo saya pribadi, hmmmmm...., dua-duanya sih keren. Jadi saya masih belum tahu mihak siapa.

Sekarang, boyband lama yang baru rilis single comebacknya juga muncul. Aduh, lagunya enak banget. Dan sang leader, Hyun Joong, juga tampil begitu segar dengan potongan rambut baru yang dikasih warna coklat aoa warna apa ya? Yang jelas bukan hitam, deh hahahaha...*saya bukan buta warna tapi kalau maasalah warna rambut memang nggak mudeng*



Hyun Joong bagian tengah, dia yang pernah main di serial Boy Before Flower yang sempet beken banget itu.

Lagu barunya seru, yg judulnya Love Like This, juga ternyata begitu easy listening. Dan pertama denger saya langsung suka. Intronya agak melambat tapi semakin ke reff, semakin cepat. Singlenya sih sudah rilis dan bisa dinikmati di Kpop Explorer ini.

credit: Kpop Explorer

Thursday, October 22, 2009

Ajang Pamer

by : Clara

Ini bukan termasuk rencana posting untuk hari ini, tapi demi mocca chi, saya posting beberapa picture yang dia pesan.

Waktu itu saya bilang sama mocca chi kalau mau beli laptop jangan lupa beli kipasnya. Tapi karena dia berpikir saya menyuruhnya membeli kipas angin yang segede gaban itu, jadi saya mau kasih lihat dia kalau kipas khusus laptop itu special.
Bukan kipas yang macam ini:



Tapi kipas yang seperti ini:



Eh? Ada muka skripsi saya...XP

Lalu jadinya seperti ini:



Nah, tapi karena mocca chi juga pesen untuk memperlihatkan koleksi buku saya yang nggak seberapa banyak kayak di perpustakaan, maka saya pun sekalian posting poto rak buku saya.
Koleksinya sih nda seberapa, tapi lumayanlah kalau untuk koleksi pribadi.



Lalu juga ada beberapa koleksi komik jadul saya, dimana dulu harga komik masih sangat terjangkau. Yang pada akhirnya membuat saya malas membeli komik kecuali serial conan. Saya nggak mau ketinggalan untuk serial yang ini.