Saturday, October 30, 2010

Adaptasi Seperti Bunglon

Sebagai manusia yang adalah mahluk sosial, tentunya kita sangat membutuhkan kehadiran orang lain. Hidup bermasyarakat membuat kita harus masuk menjadi salah satu bagian dari mereka. Tentunya kita harus beradaptasi ketika masuk ke sebuah lingkungan baru. Kita harus menyesuaikan diri dengan keadaan dan kebiasaan dari lingkungan kita sendiri supaya bisa diterima oleh mereka, tanpa sekali pun menanggalkan jati diri kita yang sebenarnya.

Saya bukan orang yang mendapat anugerah untuk cepat dalam beradaptasi. Saya membutuhkan waktu bahkan lebih dari seminggu untuk merasa nyaman dengan tempat atau pergaulan yang baru. Saya perlu mengamati bagaimana lingkungan baru saya, apa kesukaan mereka, bagaimana cara mereka bercanda, dan lainnya. Tentu saja saya merasa perlu melakukan pengamatan itu supaya tidak terjadi kesalahpahaman dalam beberapa hal terutama bercanda. Kadang ada lingkungan yang terbiasa dengan candaan yang cukup kasar, tapi ada juga yang bisa tersinggung dengan satu kata 'bodoh' saja.

Tapi, sekarang saya merasa diri saya seperti terbagi dalam beberapa warna. Ya, mungkin seperti bunglon. Di satu sisi, saya merasakan sebuah kenikmatan dalam sebuah hidup. Hakakak~ lebayyyy, tapi itu kenyataan. Beraneka ragam lingkungan yang saya masuki sehingga saya merasa bertemu dengan banyak karakter yang bisa saya pelajari. Toh, intinya saya hanya harus membuat diri saya merasa nyaman dan tidak mengubah apa pun dari saya. Meskipun saya harus mengubah beberapa sikap karena tak semua lingkungan akan bisa menerima sebagian sikap saya. Hanya sekedar penyesuaian kecil.

Jadi, saya pikir tak ada salahnya kita menjadi seperti bunglon yang suka berubah-ubah tergantung lingkungan dia berada. Selama tidak mengubah kepribadian, bukankah sah-sah saja menyesuaikan diri pada lingkungan tertentu?

Bagaimana dengan teman-teman?

14 comments:

inge / cyber dreamer said...

yup beradaptasi dengan lingkungan tanpa harus merubah jati diri yang sudah ada, memuat kita bisa menikmati berada dilingkungan itu ^^

non said...

menjadi diri sendiri itu yang terbaik ketika kita akan beradaptasi dengan lingkungan, karena lingkunganpun akan beradaptasi dengan diri kita yang sebenarnya

agoez said...

Sentilan Sederhana yang manarik

Cara Cepat Dapat Ribuan Backlink Dofollow said...

sah saja sobat.., menyesuaikan diri itu bukan berarti harus merubah kepribadian, namun tidak menutup kemungkinan pribadi kita juga akan sedikit demi sedikit berubah..., saya pernah kok mengalaminya...

kesehaRian Ra-Kun said...

adaptasi memang perlu kok ^^

miwwa said...

Perubahan demi kenyamanan. Kalo biasa di tempat tropis, trus pindah ke antartika sana, ga mungkin maksa tetep pake bikini kan hihi..

siroel said...

asal jgn berubah pikiran, tar mlh gk konsisten,, hehehe...

Lisna Lina "Lily" Simangunsong said...

dimanapun kita berada jadilah terang dan garam bagi dunia... Jesus bless u sist...

fanny said...

saya juga gak mudah beradaptasi tapi mau gak mau harus bisa.

berpikir positif said...

ingin sekali saya bisa seperti itu mbak fleksibel dan mudah bergaul dengan siapa saja

Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia said...

yang penting nggak meninggalkan jati diri ya mbak kata-kata ini akan selalu saya ingat

catatan kecilku said...

Kita memang harus menyesuaikan diri dimanapun kita berada... tapi bukan berarti kita harus kehilangan jati diri kan...?

Itik Bali said...

Aku buka blog nya mba clara dengan template ini selalu kaget
apa aku salah masuk ke blognya Jonk ya?
he..he

sama kok mbak, aku juga orang yang susah beradaptasi
walaupun di dunia maya udah akrab, ntar pas kopdar mendadak aku jadi pendiem banget

Elsa said...

bukannya orang yang selalu bis beradaptasi dengan lingkungan secara cepat itu bagus?
hehehee... aku sih kesulitan